All About Diarrhea In Infant And Children And Children Angkatan 1
Classical Event Selesai BERBAYAR

All About Diarrhea In Infant And Children And Children Angkatan 1

Anak merupakan generasi penerus kedepan, sehingga kita juga harus peduli dengan kesehatan seluruh anak di Indonesia namun kasus diare bayi dan anak masih menduduki salah satu posisi tertinggi pada angka morbiditas dan mortalitas bayi dan an...

Event Brief

Pendaftaran

03 Agt 2025 - 22 Agt 2025

Pelaksanaan

24 Agt 2025 00:00

Target Profesi

Dokter, Dokter Spesialis Anak

Program Pembelajaran

Pelatihan

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah, Lanjut

All About Diarrhea In Infant And Children And Children Angkatan 1
Event Selesai
Awal Pendaftaran

03 Aug 2025 17:00

Akhir Pendaftaran

22 Aug 2025 16:59

Mulai Event

24 Aug 2025 00:00

Selesai Event

24 Aug 2025 23:59

Format

Classical

Target Profesi

Dokter, Dokter Spesialis Anak

Program Pembelajaran

Pelatihan

Cakupan & Mekanisme

|

Metode Pembelajaran

Classical

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah, Lanjut

Biaya

BERBAYAR

<p>Anak merupakan generasi penerus kedepan, sehingga kita juga harus peduli dengan kesehatan seluruh anak di Indonesia namun kasus diare bayi dan anak masih menduduki salah satu posisi tertinggi pada angka morbiditas dan mortalitas bayi dan anak . Bila diare ini tidak tertangani dengan tepat, maka diare bisa berulang kembali di kemudian hari. Salah satu dampak jangka panjang adalah gangguan nutrisi (malnutrisi) bahkan dapat menghambat tumbuh kembang anak. Bukan itu saja, diare juga bisa menyebabkan imunitas menjadi terganggu karena sekitar 70% - 80% sistem imunitas manusia terletak di saluran cerna , dimana diare juga bisa menyebabkan cedera mukosa usus yang bisa menimbulkan berbagai komplikasi terutama pada bayi dan anak.</p><p>Diare adalah salah satu masalah pencernaan pada bayi dan anak dengan gejala buang air besar konsistensi cair, dimana air lebih banyak dari ampas frekuensi minimal tiga kali dalam sehari baik itu disertai maupun tanpa disertai lendir, darah dan juga muntah. Bila diare ini tidak tertangani dengan tepat bisa menjadi diare yang berulang juga berkepanjangan, dikenal dengan diare persisten dan diare kronis.</p><p>Tatalaksana diare pada anak seharusnya berpedoman pada lima langkah tuntaskan diare (LINTAS DIARE), antara lain pemberian oralit, pemberian zinc selama 10 hari berturut- turut, meneruskan ASI – makan, pemberian antibiotik selektif dan memberikan edukasi serta nasehat pada keluarga. Sampai saat ini pemberian antibiotik selektif masih menjadi hal yang harus dibahas lebih detail dalam penanganan diare pada bayi dan anak karena masih ada juga dijumpai pemberian antibiotik yang tidak tepat pada bayi dan anak di sentra kita sehingga bisa berdampak akan resistensi antibiotik. Resistensi antibiotik terhadap saluran cerna anak bisa mengganggu keseimbangan mikrobiota di saluran pencernaan, makanya etiologi diare juga harus benar- benar perlu ditelusuri lebih dalam.</p><p>Pemaparan mengenai diare secara mendalam dan juga penatalaksaan yang tepat pada diare bayi dan anak diharapkan mampu menerapkan pencegahan hingga terapi farmakologis maupun non farmakologis yang benar- benar tepat untuk kasus diare pada bayi dan anak terutama tatalaksana cairan dan antibiotik pada bayi dan anak.</p><p>Tatalaksana diare secara komprehensif pada bayi dan anak perlu diterapkan kepada</p><p>semua tenaga kesehatan baik itu perawat, dokter umum maupun dokter spesialis</p><p>yang terkait di sentra kita sehingga dapat dijalankan dengan baik, mulai dari,</p><p>definsi diare, etiologi diare, klasifikasi diare, pencegahan diare, komplikasi diare hingga tatalaksana diare</p>