<p> Luka merupakan kerusakan pada kontinuitas jaringan tubuh yang dapat terjadi akibat trauma fisik, tindakan pembedahan , infeksi, maupun kondisi medis tertentu seperti diabetes. Proses penyembuhan luka berlangsung secara alami melalaui fase inflamasi, proliferasi, dan remodelling, namun keberhasilannya dipengarui oleh berbagai faktor, termasuk jenis luka, tingkat kontaminasi, perfusi jaringan, nutrisi, serta metode perawatan yang diberikan.</p><p> Dalam praktik keperawatan, penanganan luka yang tidak tepat dapat memperpanjang penyembuhan, meningkatkan risiko komplikasi seperti infeksi, serta menurunkan kualitas hidup pasien. Selama bertahuntahun, metode perawatan luka yang digunakan cenderung bersifat konvesional, seperti penggunaan kasa kering yang mudah melekat pada dasar luka dan dapat menimbulkan trauma ulang saat diganti. Pendekatan ini sering kali tidak mampu mempertahankan kelembapan optimal yang diperlukan untuk mempercepat regenerasi jaringan.</p><p> Perawatan luka modern (modern wound care ). Konsep ini didasarkan pada prinsip moist wound healing, yakni menjaga lingkungan luka tetap lembab untuk mendukung migrasi sel, mengurangi nyeri, meminimalkan risiko infeksi, dan mempercepat proses penyembuhan. Penerapan perawatan luka modern tidak hanya mempercepat penyembuhan, tetapi juga menurunkan angka komplikasi, memperpendek lama rawat, serta meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pasien.</p>