(ICTROMI) Antimicrobial Stewardship in Critically Ill Patient Angkatan 1
Classical Event Selesai BERBAYAR

(ICTROMI) Antimicrobial Stewardship in Critically Ill Patient Angkatan 1

Penggunaan antibiotik pada pasien kritis merupakan tantangan besar dalam praktik klinis modern. Pasien di ruang perawatan intensif (ICU) memiliki risiko tinggi mengalami infeksi nosokomial, sepsis, serta kolonisasi bakteri multiresisten aki...

Event Brief

Pendaftaran

23 Nov 2025 - 03 Des 2025

Pelaksanaan

04 Des 2025 08:00

Target Profesi

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Anak, Dokter, Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik

Program Pembelajaran

Pelatihan

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah, Lanjut

(ICTROMI) Antimicrobial Stewardship in Critically Ill Patient Angkatan 1
Event Selesai
Awal Pendaftaran

23 Nov 2025 17:00

Akhir Pendaftaran

03 Dec 2025 16:59

Mulai Event

04 Dec 2025 08:00

Selesai Event

04 Dec 2025 23:59

Format

Classical

Target Profesi

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Spesialis Anak, Dokter, Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik

Program Pembelajaran

Pelatihan

Cakupan & Mekanisme

|

Metode Pembelajaran

Classical

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah, Lanjut

Biaya

BERBAYAR

<p>Penggunaan antibiotik pada pasien kritis merupakan tantangan besar dalam praktik klinis modern. Pasien di ruang perawatan intensif (ICU) memiliki risiko tinggi mengalami infeksi nosokomial, sepsis, serta kolonisasi bakteri multiresisten akibat kondisi imunokompromais, prosedur invasif, dan paparan antibiotik jangka panjang. Data global menunjukkan bahwa lebih dari 50% penggunaan antibiotik di ICU bersifat empiris dan tidak jarang tidak tepat sasaran. Akibatnya, terjadi peningkatan kejadian&nbsp;<em>antimicrobial resistance (AMR)</em>,&nbsp;<em>Clostridioides difficile infection</em>, gagal terapi, perpanjangan lama rawat, dan kenaikan biaya perawatan secara signifikan.</p><p> World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control (CDC) menegaskan bahwa&nbsp;<em>Antimicrobial Stewardship Program (ASP)</em>&nbsp;merupakan strategi utama untuk menekan krisis resistensi antibiotik. Namun, implementasi ASP pada pasien kritis membutuhkan pendekatan yang lebih kompleks dibandingkan populasi umum. Hal ini disebabkan oleh perubahan farmakokinetik dan farmakodinamik (PK/PD) pada pasien ICU, keterlambatan hasil kultur, serta kebutuhan untuk pemberian antibiotik cepat dan agresif pada kasus sepsis. Dengan demikian, dibutuhkan keseimbangan antara prinsip&nbsp;<em>early and adequate therapy</em>&nbsp;dengan&nbsp;<em>de-escalation</em>&nbsp;yang tepat waktu ketika data mikrobiologi tersedia.</p><p><br></p>