(ICTROMI) Fluid and Acid Base Balance Angkatan 1
Classical Event Selesai BERBAYAR

(ICTROMI) Fluid and Acid Base Balance Angkatan 1

Keseimbangan cairan dan asam-basa merupakan aspek fundamental dalam praktik klinis, terutama pada penanganan pasien kritis, bedah, trauma, serta penyakit akut maupun kronis. Gangguan pada keseimbangan ini dapat menyebabkan konsekuensi seriu...

Event Brief

Pendaftaran

23 Nov 2025 - 04 Des 2025

Pelaksanaan

05 Des 2025 08:30

Target Profesi

Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif, Dokter

Program Pembelajaran

Pelatihan

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah, Lanjut

(ICTROMI) Fluid and Acid Base Balance Angkatan 1
Event Selesai
Awal Pendaftaran

23 Nov 2025 17:00

Akhir Pendaftaran

04 Dec 2025 16:59

Mulai Event

05 Dec 2025 08:30

Selesai Event

05 Dec 2025 23:59

Format

Classical

Target Profesi

Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif, Dokter

Program Pembelajaran

Pelatihan

Cakupan & Mekanisme

|

Metode Pembelajaran

Classical

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah, Lanjut

Biaya

BERBAYAR

<p>Keseimbangan cairan dan asam-basa merupakan aspek fundamental dalam praktik klinis, terutama pada penanganan pasien kritis, bedah, trauma, serta penyakit akut maupun kronis. Gangguan pada keseimbangan ini dapat menyebabkan konsekuensi serius seperti syok hipovolemik, edema paru, gangguan elektrolit berat, gagal organ multipel, hingga kematian. Sayangnya, meskipun konsep dasar fisiologi cairan dan asam-basa telah diajarkan sejak pendidikan kedokteran dasar, implementasinya dalam praktik sehari-hari sering kali masih menjadi tantangan bagi tenaga kesehatan.</p><p> Kesalahan dalam pemberian cairan—baik defisit maupun overload—secara konsisten dikaitkan dengan meningkatnya mortalitas pasien rawat inap dan ICU. Demikian pula, interpretasi gangguan asam-basa seperti asidosis metabolik, alkalosis metabolik, atau gangguan campuran sering kali membingungkan dan menimbulkan keterlambatan tata laksana. Padahal, penilaian cepat terhadap&nbsp;<em>arterial blood gas (ABG)</em>, status elektrolit, dan respon klinis pasien sangat menentukan keberhasilan terapi.</p><p><br></p>