<p> Penyakit menular tetap menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia, memengaruhi populasi di semua kelompok usia. Sepsis dan pneumonia merupakan manifestasi infeksi yang paling kritis dan mengancam jiwa, berkontribusi signifikan terhadap beban perawatan kesehatan, terutama pada populasi rentan seperti neonatus, lansia, dan individu dengan komorbiditas kronis. Penanganan kondisi ini memerlukan pendekatan terpadu, multidisiplin, dan berbasis bukti yang mencakup seluruh rangkaian perawatan.</p><p> Kemajuan terkini dalam ilmu kedokteran telah memungkinkan strategi diagnostik dan terapeutik yang lebih presisi, termasuk penggunaan biomarker, pencitraan canggih, dan pengobatan yang dipersonalisasi. Namun, kesenjangan dalam implementasi dan disparitas akses terhadap layanan kesehatan berkualitas masih menjadi tantangan yang signifikan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Menanggapi hal ini, Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) melanjutkan komitmennya untuk mendorong pertukaran dan kolaborasi ilmiah melalui forum internasional tahunannya — Konferensi Internasional ke-5 tentang Kedokteran Tropis dan Penyakit Menular (ICTROMI ke-5). Konferensi tahun ini mengangkat tema: "Sepsis, Pneumonia, and Beyond: Integrated Approaches to Infectious Disease Management Across the Lifespan."</p><p><br></p>