Immuno-Oncology Master Class
Classical Event Selesai Gratis

Immuno-Oncology Master Class

Berdasarkan data kematian global WHO tahun 2015, Kanker adalah penyebab kematian tertinggi ke-3 di dunia. Berbagai usaha dilakukan dunia kedokteran untuk menghadapi kanker, mulai dari pencegahan, sampai pengembangan terapi untuk meningkatka...

Event Brief

Pendaftaran

10 Des 2024 - 15 Des 2024

Pelaksanaan

15 Des 2024 10:00

Target Profesi

Dokter, Dokter Spesialis Patologi Anatomi, Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher, Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Program Pembelajaran

Pelatihan

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah, Lanjut

Immuno-Oncology Master Class
Event Selesai
Awal Pendaftaran

10 Dec 2024 17:00

Akhir Pendaftaran

15 Dec 2024 16:59

Mulai Event

15 Dec 2024 10:00

Selesai Event

15 Dec 2024 23:59

Format

Classical

Target Profesi

Dokter, Dokter Spesialis Patologi Anatomi, Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher, Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Program Pembelajaran

Pelatihan

Cakupan & Mekanisme

|

Metode Pembelajaran

Classical

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah, Lanjut

Biaya

Gratis

<p>Berdasarkan data kematian global WHO tahun 2015, Kanker adalah penyebab kematian tertinggi ke-3 di dunia. Berbagai usaha dilakukan dunia kedokteran untuk menghadapi kanker, mulai dari pencegahan, sampai pengembangan terapi untuk meningkatkan harapan hidup.</p><p>&nbsp;</p><p>Modalitas terapi pada kanker semakin bertambah, selain pembedahan, kemoterapi, terapi target dan radiasi, berkembang pula immunoterapi. Salah satu cara immunoterapi bekerja adalah dengan memblok protein PD-L1 pada permukaan sel kanker serta protein PD-1 pada sel limfosit. Dengan penandaan ini, sel- sel kanker tetap dapat dikenali sistem imun sebagai ‘benda asing’ dalam tubuh, dapat diinduksi apoptosis nya dan dieradikasi.</p><p>&nbsp;</p><p>Salah satu penyebab kanker sulit disembuhkan adalah karena sistem imun tidak bisa mengenali sel kanker sebagai molekul asing. Bahkan, ada beberapa sel kanker yang mirip dengan sel normal sehingga sistem imun tidak bisa menemukan dan menyerangnya.</p>