Mini Symposium CARE - Collaborative AppRoach in Lung Cancer Management
Classical Event Selesai Gratis

Mini Symposium CARE - Collaborative AppRoach in Lung Cancer Management

Berdasarkan data dari Global Cancer Statistics 2020, kanker paru menjadi penyebab kedua utama insiden kematian akibat kanker di dunia. Diprediksi terdapat sebanyak 2,2 juta kasus kanker paru baru dan hampir 1,8 juta kematian akibat kanker p...

Event Brief

Pendaftaran

20 Nov 2024 - 24 Nov 2024

Pelaksanaan

14 Des 2024 11:00

Target Profesi

Dokter Spesialis Onkologi Radiasi, Dokter, Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Program Pembelajaran

Pelatihan

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah, Lanjut

Mini Symposium CARE - Collaborative AppRoach in Lung Cancer Management
Event Selesai
Awal Pendaftaran

20 Nov 2024 17:00

Akhir Pendaftaran

24 Nov 2024 16:59

Mulai Event

14 Dec 2024 11:00

Selesai Event

14 Dec 2024 23:59

Format

Classical

Target Profesi

Dokter Spesialis Onkologi Radiasi, Dokter, Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Program Pembelajaran

Pelatihan

Cakupan & Mekanisme

|

Metode Pembelajaran

Classical

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah, Lanjut

Biaya

Gratis

<p>Berdasarkan data dari Global Cancer Statistics 2020, kanker paru menjadi penyebab kedua utama insiden kematian akibat kanker di dunia. Diprediksi terdapat sebanyak 2,2 juta kasus kanker paru baru dan hampir 1,8 juta kematian akibat kanker paru pada tahun 2020. Di Indonesia, kanker paru berkontribusi sebagai peringkat ketiga untuk angka kejadian kasus baru setelah kanker payudara dan kanker serviks. Tidak hanya itu, kanker paru merupakan penyakit kanker dengan persentase kematian tertinggi di Indonesia.</p><p>Kanker paru dapat diklasifikasikan menjadi <em>Small Cell Lung Cancer</em> (SCLC) dan <em>Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC)</em> secara histologi. NSCLC merupakan jenis kanker paru-paru yang paling umum, yaitu sekitar 80-85% dari seluruh kasus baru kanker paru. Sedangkan 10-15% lainnya merupakan jenis kanker paru SCLC.</p><p>Berbagai terapi telah tersedia untuk mengatasi kedua kondisi tersebut antara lain kemoterapi, pembedahan serta untuk terapi terkini yaitu terapi target <em>tyrosine kinase inhibitor</em> (TKI) dan imunoterapi. Terapi target dan imunoterapi lebih seringkali disukai karena efikasi yang cukup besar dengan efek samping yang lebih ringan dibandingkan dengan kemoterapi sistemik.</p>