Pelatihan Klinik Asuhan Persalinan Normal Bagi Dokter, Bidan Dan Perawat Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Angkatan 1
Classical Event Selesai BERBAYAR

Pelatihan Klinik Asuhan Persalinan Normal Bagi Dokter, Bidan Dan Perawat Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Angkatan 1

Persalinan merupakan proses fisiologis yang secara alami berlangsung pada sebagian besar ibu hamil. Meskipun demikian, persalinan tetap memiliki potensi risiko yang dapat berkembang menjadi kondisi kegawatdaruratan apabila tidak ditangani d...

Event Brief

Pendaftaran

31 Okt 2025 - 30 Nov 2025

Pelaksanaan

22 Nov 2025 - 30 Nov 2025

Target Profesi

Semua Profesi Nakes

Program Pembelajaran

Pelatihan

Level Pembelajaran

Pemula

Pelatihan Klinik Asuhan Persalinan Normal Bagi Dokter, Bidan Dan Perawat Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Angkatan 1
Event Selesai
Awal Pendaftaran

31 Oct 2025 17:00

Akhir Pendaftaran

30 Nov 2025 16:59

Mulai Event

22 Nov 2025 00:00

Selesai Event

30 Nov 2025 23:59

Format

Classical

Target Profesi

Semua Profesi Nakes

Program Pembelajaran

Pelatihan

Cakupan & Mekanisme

|

Metode Pembelajaran

Classical

Level Pembelajaran

Pemula

Biaya

BERBAYAR

<p>Persalinan merupakan proses fisiologis yang secara alami berlangsung pada sebagian besar ibu hamil. Meskipun demikian, persalinan tetap memiliki potensi risiko yang dapat berkembang menjadi kondisi kegawatdaruratan apabila tidak ditangani dengan tepat. Upaya untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) sangat bergantung pada kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pada kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan asuhan persalinan yang aman, bermutu, dan sesuai standar. Kementerian Kesehatan RI telah menetapkan standar Asuhan Persalinan Normal (APN) sebagai pedoman bagi dokter, bidan, dan perawat dalam memberikan pelayanan persalinan yang mengedepankan praktik berbasis bukti (evidence-based practice). Standar ini mencakup pemantauan ibu selama kala I–IV, pencegahan komplikasi, deteksi dini penyimpangan, manajemen aktif kala III (MAK III), serta pendokumentasian yang tepat dan akurat. Namun demikian, hasil monitoring di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan menunjukkan masih terdapat variasi dalam penerapan APN. Beberapa tenaga kesehatan belum sepenuhnya menerapkan langkahlangkah APN sesuai standar, kurang optimal dalam manajemen komplikasi awal, serta belum maksimal dalam komunikasi efektif dan pendekatan&nbsp;patient-centered care. Selain itu, perkembangan ilmu kebidanan dan teknologi kesehatan menuntut tenaga kesehatan untuk terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan. Pelatihan APN bagi dokter, bidan, dan perawat diperlukan untuk meningkatkan kompetensi dalam: 1. Melakukan penatalaksanaan persalinan fisiologis secara aman dan tepat; 2. Mencegah kejadian komplikasi persalinan melalui deteksi dini dan penanganan awal; 3. Mengoptimalkan manajemen aktif kala III dalam mencegah perdarahan postpartum; 4. Meningkatkan kemampuan komunikasi, edukasi, dan dukungan kepada ibu bersalin; 5. Menguatkan standar pelayanan sesuai regulasi nasional dan rekomendasi WHO. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan mampu memberikan asuhan persalinan yang berkualitas, aman, responsif, dan berorientasi pada keselamatan ibu serta bayi. Peningkatan kompetensi APN juga menjadi bagian penting dalam pencapaian target nasional penurunan AKI dan AKB, serta peningkatan mutu layanan kebidanan sesuai standar akreditasi fasilitas kesehatan.</p>