<p> Penyembuhan luka pasca operasi merupakan proses kompleks yang melibatkan interaksi antara sel, faktor pertumbuhan, dan komponen nutrisi. Proses ini dipengaruhi oleh kondisi sistemik pasien, salah satunya adalah status nutrisi. Albumin, sebagai salah satu protein utama dalam plasma, memiliki peranan penting dalam menjaga tekanan onkotik, transportasi berbagai zat, serta mendukung mekanisme imun.</p><p> Hipoalbuminemia sering dijumpai pada pasien pasca operasi akibat trauma pembedahan, perdarahan, infeksi, maupun respons inflamasi sistemik. Kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan cairan, menurunkan daya tahan tubuh, dan memperlambat proses penyembuhan luka. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar albumin yang rendah berkorelasi dengan meningkatnya risiko komplikasi luka, infeksi, dehisensi luka, hingga perpanjangan lama rawat inap.</p><p> Pemberian albumin, baik melalui rute intravena maupun enteral, terbukti mampu memperbaiki status nutrisi, meningkatkan imunitas, serta mendukung proliferasi jaringan baru pada luka. Dengan demikian, albumin memiliki peran yang sangat penting dalam mempercepat penyembuhan luka pasca operasi dan menurunkan angka morbiditas pasien bedah. </p><p> Melihat tingginya angka kejadian hipoalbuminemia pada pasien pasca operasi dan dampaknya terhadap kualitas penyembuhan luka, maka perlu ditelaah lebih lanjut mengenai peran albumin dalam mendukung proses penyembuhan luka pasca pembedahan.</p>