STRATEGI DAN MANAJEMEN APOTEK BERBASIS DIGITAL
Classical Event Selesai BERBAYAR

STRATEGI DAN MANAJEMEN APOTEK BERBASIS DIGITAL

Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatandalam membantu mewujudkan tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan secara sendiri – sendiri atau bersama-sa...

Event Brief

Pendaftaran

31 Jan 2025 - 15 Feb 2025

Pelaksanaan

08 Feb 2025 - 12 Mar 2025

Target Profesi

Apoteker, Apoteker Spesialis

Program Pembelajaran

Pelatihan

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah

STRATEGI DAN MANAJEMEN APOTEK BERBASIS DIGITAL
Event Selesai
Awal Pendaftaran

31 Jan 2025 17:00

Akhir Pendaftaran

15 Feb 2025 16:59

Mulai Event

08 Feb 2025 08:00

Selesai Event

12 Mar 2025 23:59

Format

Classical

Target Profesi

Apoteker, Apoteker Spesialis

Program Pembelajaran

Pelatihan

Cakupan & Mekanisme

|

Metode Pembelajaran

Classical

Level Pembelajaran

Pemula, Menengah

Biaya

BERBAYAR

<p>Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatandalam membantu mewujudkan tercapainya derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan secara sendiri – sendiri atau bersama-sama dalam suatu organisasi untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan atau masyarakat. Selain itu juga sebagai salah satu tempat pengabdian dan praktek profesi apoteker dalam melaksanakan pekerjaan kefarmasiaan.</p><p>Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (2013) menyebutkan bahwa jumlah rumah tangga yang melakukan penyimpanan obat keras sebesar 35,7% serta 27,8% antibiotik untuk keperluan swamedikasi. Selain itu juga hasil dari RISKESDAS tahun 2013 menunjukkan masyarakat perkotaan dan pedesaan sebesar 85,9 % belum memiliki pengetahuan yang tepat mengenai obat – obatan (RISKESDAS, 2013). Terdapat 44,77% masyarakat salah dalam memperoleh obat. Sekitar 75,9 % masyarakat salah memperoleh jenis obat; 25,3 % masyarakat tidak tepat melakukan penyimpanan obat dan ada sekitar 72 % masyarakat salah dalam menggunakan obat (Raini &amp; Isnawati, 2017). Hal ini dapat menyebabkan timbulnya masalah terkait penggunaan obat, sehingga perlu adanya edukasi kepada masyarakat seperti program DAGUSIBU (Lutfiyati et al., 2017).</p>